JELAJAHI BALI
Indonesia kaya akan budaya yang tersebar disetiap
pulau-pulaunya. Dari pulau Sumatera sampai Papua banyak budaya yang sangat
memikat hati setiap orang. Kebudayaan itu tidak hanya terkenal didalam negeri,
Negara asingpun bahkan sudah mengakui keindahan budaya yang terdapat di
Indonesia. Budaya yang beraneka ragam itu terdiri dari tarian, bahasa,
masyarakat, pakaian, music, makanan dan tempat-tempat bersejarah.
(Paragraf Deduktif karena kesimpulan berada diawal
paragraf yaitu Indonesia kaya akan budaya yang tersebar disetiap pulaunya.
Dilanjutkan keanekaragaman dari budaya yang ada di Indonesia.)
Bali
adalah primadona pariwisata Indonesia yang sudah terkenal di seluruh dunia.
Selain terkenal dengan keindahan alamnya, terutama pantainya, Bali juga
terkenal dengan kesenian dan budayanya yang unik dan menarik. Bali sebagai
tempat tujuan wisata yang lengkap dan terpadu memiliki banyak sekali tempat
wisata menarik, apa saja tempat wisata di Bali yang wajib dikunjungi. beberapa
tempat itu antara lain : Pantai Kuta, Pura Tanah Lot, Pantai Padang -
Padang, Danau Beratan Bedugul, Garuda Wisnu Kencana (GWK), Pantai Lovina dengan
Lumba Lumbanya, Pura Besakih, Uluwatu, Ubud, Munduk, Kintamani, Amed, Tulamben,
Pulau Menjangan dan masih banyak yang lainnya
(Paragraf Deduktif karena kesimpulan diawal
paragraph yaitu bali adalah primadona oariwisata Indonesia yang sudah terkenal
di seluruh dunia. Lalu dilanjutkan kalimat penjelas tempat-tempat pariwisata
yang ada di Bali)
Bali merupakan nama salah satu
provinsi di Indonesia dan juga merupakan nama pulau terbesar yang menjadi
bagian dari provinsi tersebut. Selain terdiri dari Pulau Bali, wilayah Provinsi
Bali juga terdiri dari pulau-pulau yang lebih kecil di sekitarnya, yaitu Pulau
Nusa Penida, Pulau Nusa Lembongan, Pulau Nusa Ceningan danPulau Serangan. Bali
terletak di antara Pulau Jawa dan Pulau Lombok. Ibukota provinsinya ialah
Denpasar yang terletak di bagian selatan pulau ini. Mayoritas penduduk Bali
adalah pemeluk agama Hindu. Di dunia, Bali terkenal sebagai tujuan pariwisata
dengan keunikan berbagai hasil seni-budayanya, khususnya bagi para wisatawan
Jepang dan Australia.
(Paragraf deduktif karena kesimpulan berada di awal
paragraph yaitu bali adlaah salah satu provinsi di Indonesia dan juga pulau
terbesar yang menjadi bagian dari provinsi tersebut. Dilanjutkan kalimat
penjelas nama-nama pulau kecil disekitar Bali)
Bali dikenal dengan sebutan Pulau Dewata dan Pulau
Seribu Pura. Sebutan tersebut ada karena kentalnya budaya Hindu, seperti
banyaknya sesaji yang dipersembahkan untuk dewata penjaga di berbagai tempat di
Bali. Terlihat dari banyaknya pura-pura yang terdapat di berbagai lokasi di
Bali. Sebagai pulau yang mayoritas masyrakatnya adalah agama Hindu, sering
diadakannya acara-acara keagamaan seperti ngaben, galungan, nyepi, kuningan,
otonan, banyupinaruh, saraswati, pagerwesi, dan siwaratri.
(Paragraf deduktif karena kesimpulan berada di awal
paragraf yaitu bali dikenal dengan sebutan pulau dewata dan pulau seribu pura.
Dilanjutkan kalimat penjelas berupa alasan mengapa disebut pulau dewata dan
pulau seribu pura.)
Musik
tradisional Bali memiliki kesamaan dengan musik tradisional di banyak daerah
lainnya di Indonesia, misalnya dalam penggunaan gamelan dan berbagai alat music
tabuh lainnya. Meskipun demikian, terdapat kekhasan dalam teknik memainkan dan
gubahannya, misalnya dalam bentuk kecak, yaitu sebentuk nyanyian yang konon
menirukan suara kera. Demikian pula beragam gamelan yang dimainkan pun memiliki
keunikan, misalnya gamelan jegog,
gamelan gong gede, gamelan gambang, gamelan selunding dan gamelan semar pegulingan. Ada pula
musik Angklung dimainkan untuk
upacara ngaben serta musik Bebonangan
dimainkan dalam berbagai upacara lainnya.
(Paragraf deduktif karena kesimpulan berada diawal
paragraph yaitu menjelaskan tentang music tradisonal bali salah satunya
gamelan. Dilanjutkan kalimat penjelas berupa teknik memainkan dan ragam
gamelan.)
Salah satu tarian yang sangat populer bagi para
wisatawan ialah Tari Kecak.
Sekitar tahun 1930-an, Wayan Limbak bekerja sama dengan pelukis Jerman Walter
Spies menciptakan tari kecak berdasarkan tradisi Sang Hyang dan bagian-bagian
kisah Ramayana. Wayan Limbak memopulerkan tari ini saat berkeliling dunia
bersama rombongan penari Bali-nya. Tari
Kecak adalah pertunjukan tarian seni khas Baliyang lebih utama menceritakan
mengenai Ramayana dan dimainkan terutama oleh laki-laki. Tarian ini
dipertunjukkan oleh banyak (puluhan atau lebih) penari laki-laki yang duduk
berbaris melingkar dan dengan irama tertentu menyerukan "cak" dan
mengangkat kedua lengan, menggambarkan kisah Ramayana saat barisan kera membantu Rama melawan Rahwana. Namun,
Kecak berasal dari ritual sanghyang, yaitu tradisi tarian yang penarinya akan
berada pada kondisi tidak sadar, melakukan komunikasi dengan Tuhan atau roh
para leluhur dan kemudian menyampaikan harapan-harapannya kepada masyarakat.
(Paragraf deduktif karena kesimpulan berada diawal
paragraf yaitu tarian yang sangat popular bagi para wisatawan adalah tari
kecak. Dilanjutkan kalimat-kalimat penjelas berupa sejarah dan cara menarikan
tari kecak.)
SUMBER
No comments:
Post a Comment