html

3/18/2015

TUGAS 1- BAHASA INDONESIA 2



JELAJAHI BALI
Indonesia kaya akan budaya yang tersebar disetiap pulau-pulaunya. Dari pulau Sumatera sampai Papua banyak budaya yang sangat memikat hati setiap orang. Kebudayaan itu tidak hanya terkenal didalam negeri, Negara asingpun bahkan sudah mengakui keindahan budaya yang terdapat di Indonesia. Budaya yang beraneka ragam itu terdiri dari tarian, bahasa, masyarakat, pakaian, music, makanan dan tempat-tempat bersejarah.
(Paragraf Deduktif karena kesimpulan berada diawal paragraf yaitu Indonesia kaya akan budaya yang tersebar disetiap pulaunya. Dilanjutkan keanekaragaman dari budaya yang ada di Indonesia.)
          Bali adalah primadona pariwisata Indonesia yang sudah terkenal di seluruh dunia. Selain terkenal dengan keindahan alamnya, terutama pantainya, Bali juga terkenal dengan kesenian dan budayanya yang unik dan menarik. Bali sebagai tempat tujuan wisata yang lengkap dan terpadu memiliki banyak sekali tempat wisata menarik, apa saja tempat wisata di Bali yang wajib dikunjungi. beberapa tempat itu antara lain : Pantai Kuta, Pura Tanah Lot, Pantai Padang - Padang, Danau Beratan Bedugul, Garuda Wisnu Kencana (GWK), Pantai Lovina dengan Lumba Lumbanya, Pura Besakih, Uluwatu, Ubud, Munduk, Kintamani, Amed, Tulamben, Pulau Menjangan dan masih banyak yang lainnya
(Paragraf Deduktif karena kesimpulan diawal paragraph yaitu bali adalah primadona oariwisata Indonesia yang sudah terkenal di seluruh dunia. Lalu dilanjutkan kalimat penjelas tempat-tempat pariwisata yang ada di Bali)
          Bali merupakan nama salah satu provinsi di Indonesia dan juga merupakan nama pulau terbesar yang menjadi bagian dari provinsi tersebut. Selain terdiri dari Pulau Bali, wilayah Provinsi Bali juga terdiri dari pulau-pulau yang lebih kecil di sekitarnya, yaitu Pulau Nusa Penida, Pulau Nusa Lembongan, Pulau Nusa Ceningan danPulau Serangan. Bali terletak di antara Pulau Jawa dan Pulau Lombok. Ibukota provinsinya ialah Denpasar yang terletak di bagian selatan pulau ini. Mayoritas penduduk Bali adalah pemeluk agama Hindu. Di dunia, Bali terkenal sebagai tujuan pariwisata dengan keunikan berbagai hasil seni-budayanya, khususnya bagi para wisatawan Jepang dan Australia.
(Paragraf deduktif karena kesimpulan berada di awal paragraph yaitu bali adlaah salah satu provinsi di Indonesia dan juga pulau terbesar yang menjadi bagian dari provinsi tersebut. Dilanjutkan kalimat penjelas nama-nama pulau kecil disekitar Bali)
Bali dikenal dengan sebutan Pulau Dewata dan Pulau Seribu Pura. Sebutan tersebut ada karena kentalnya budaya Hindu, seperti banyaknya sesaji yang dipersembahkan untuk dewata penjaga di berbagai tempat di Bali. Terlihat dari banyaknya pura-pura yang terdapat di berbagai lokasi di Bali. Sebagai pulau yang mayoritas masyrakatnya adalah agama Hindu, sering diadakannya acara-acara keagamaan seperti ngaben, galungan, nyepi, kuningan, otonan, banyupinaruh, saraswati, pagerwesi, dan siwaratri.
(Paragraf deduktif karena kesimpulan berada di awal paragraf yaitu bali dikenal dengan sebutan pulau dewata dan pulau seribu pura. Dilanjutkan kalimat penjelas berupa alasan mengapa disebut pulau dewata dan pulau seribu pura.)
          Musik tradisional Bali memiliki kesamaan dengan musik tradisional di banyak daerah lainnya di Indonesia, misalnya dalam penggunaan gamelan dan berbagai alat music tabuh lainnya. Meskipun demikian, terdapat kekhasan dalam teknik memainkan dan gubahannya, misalnya dalam bentuk kecak, yaitu sebentuk nyanyian yang konon menirukan suara kera. Demikian pula beragam gamelan yang dimainkan pun memiliki keunikan, misalnya gamelan jegog, gamelan gong gede, gamelan gambang, gamelan selunding dan gamelan semar pegulingan. Ada pula musik Angklung dimainkan untuk upacara ngaben serta musik Bebonangan dimainkan dalam berbagai upacara lainnya.
(Paragraf deduktif karena kesimpulan berada diawal paragraph yaitu menjelaskan tentang music tradisonal bali salah satunya gamelan. Dilanjutkan kalimat penjelas berupa teknik memainkan dan ragam gamelan.)
Salah satu tarian yang sangat populer bagi para wisatawan ialah Tari Kecak. Sekitar tahun 1930-an, Wayan Limbak bekerja sama dengan pelukis Jerman Walter Spies menciptakan tari kecak berdasarkan tradisi Sang Hyang dan bagian-bagian kisah Ramayana. Wayan Limbak memopulerkan tari ini saat berkeliling dunia bersama rombongan penari Bali-nya.  Tari Kecak adalah pertunjukan tarian seni khas Baliyang lebih utama menceritakan mengenai Ramayana dan dimainkan terutama oleh laki-laki. Tarian ini dipertunjukkan oleh banyak (puluhan atau lebih) penari laki-laki yang duduk berbaris melingkar dan dengan irama tertentu menyerukan "cak" dan mengangkat kedua lengan, menggambarkan kisah Ramayana saat barisan  kera membantu Rama melawan Rahwana. Namun, Kecak berasal dari ritual sanghyang, yaitu tradisi tarian yang penarinya akan berada pada kondisi tidak sadar, melakukan komunikasi dengan Tuhan atau roh para leluhur dan kemudian menyampaikan harapan-harapannya kepada masyarakat.
(Paragraf deduktif karena kesimpulan berada diawal paragraf yaitu tarian yang sangat popular bagi para wisatawan adalah tari kecak. Dilanjutkan kalimat-kalimat penjelas berupa sejarah dan cara menarikan tari kecak.)

SUMBER
http://id.wikipedia.org/wiki/Bali            

No comments:

Post a Comment