ANALISIS
PENGARUH HARGA, KUALITAS PRODUK, PROMOSI TERHADAP KEPUTUSAN PEMBELIAN JILBAB
PADA ZOYA BUTIK CABANG CIBUBUR
Oleh
Ratri Syabandini
ABSTRAK
Seiring berjalannya waktu, jilbab
tidak hanya dipakai oleh orang dewasa dan orang tua. Jilbab telah menjadi trend
di semua kalangan dari anak-anak sampai orang dewasa. Berbagai merek produk
jilbab yang beredar di Indonesia beraneka ragam seperti Zoya, Rabbani, Azzura,
Salsiyah, Zatta, Faira, Salimah Fashion, dan sebagainya. Semakin beragamnya
merek jilbab yang bermunculan membuat pengusaha harus lebih pintar, teliti, dan
cermat untuk menentukan strategi pemasaran yang lebih baik. Tujuan dari
strategi pemasaran adalah untuk mengetahui dukungan apa saja yang diperlukan
agar pelanggan yang potensial mau melakukan pembelian terhadap produk yang
ditawarkan. Berdasarkan penelitian, terdapat tida variabel x yaitu harga (X1),
kualitas produk (X2), dan promosi (X3)
PENDAHULUAN
Pada tahun-tahun sebelumnya, wanita
berjilbab sulit sekali mendapat pekerjaan dengan alasan perusahaan tidak bisa
menerima wanita berjilbab. Berbeda sekali pada saat ini, wanita karir banyak
yang menggunakan jilbab. Beberapa profesi diizinkan untuk memakai seragam
dengan menggunakan penutup kepala berupa jilbab. Dengan permintaan jilbab yang
semakin tinggi maka membuat para pengusaha di bidang fashion hijabpun semakin
banyak. Berbagai merek produk jilbab yang beredar di Indonesia beraneka ragam
seperti Zoya, Rabbani, Azzura, Salsiyah, Zatta, Faira, Salimah Fashion, dan
sebagainya.
Zoya adalah brand busana muslim ternama dengan desain yang elegan, warna yang tetap cantik
untuk dipadu padankan dan kualitas bahan yang nyaman dipakai. Zoya
berdiri pada tahun 2005 ini berkonsep brand house. Zoya hadir dengan produk unggulan yaitu kerudung. Zoya
menjadi sangat terkenal karena memiliki model dan design yang tidak pasaran
serta harga yang bersaing. Zoya selalu memakai bahan yang berkualitas dalam
produksi jilbabnya sehingga semua jilbab buatan Zoya sangat nyaman digunakan.
Zoya kini sudah memiliki banyak peminat tak hanya dipakai masyarakat namun juga
brand ini telah dipercaya oleh para bintang sinetron ternama
dalam beberapa film dan produk sinema elektronik ber-rating tinggi di beberapa
stasiun televisi swasta terkemuka di tanah air.
Seorang
pemasar harus lebih jeli dalam membaca perubahan-perubahan yang terjadi karena
penting untuk mengetahui apa kelebihan, kekurangan, ancaman dari pesaing, dan
trend yang sedang dianut pada saat tertentu. Dengan mendapat pemahaman konsumen
yang menyeluruh dan mendalam, akan membantu memastikan bahwa produk yang tepat
dipasarkan pada konsumen yang tepat dan dengan cara yang tepat (Kotle dan
Keller, 2009).
Tabel 1.1
Beberapa Harga Jilbab Zoya Tahun
2014
|
Model Jilbab
|
Bahan
|
Harga
|
|
Bergo Ana
Bella
|
Lycra
Import
|
Rp 69.000
|
|
Selendang
Bergo Zulfia
|
Lycra Mix
Tule
|
Rp 79.000
|
|
Zoya Bergo
Aziziyah Antem
|
Lycra
Import
|
Rp 49.000
|
|
Zoya
Marsha Hb Casual Instan
|
Lycra
Import
|
Rp 55.000
|
|
Kerudung
Roses
|
Poly
Cotton
|
Rp 79.000
|
Sumber:
www.muslimbusana.com
Dari table
diatas dapat diketahui harga beberapa model jilbab merek Zoya pada tahun 2014.
Bergo Ana Bella menggunakan bahan lycra
import dengan harga Rp69.000, Selendang Bergo Zulfia dengan bahan Lycra Mix
Tule dijual seharga Rp 49.000, Zoya Bergo Aziziyah Antem dibuat dengan bahan
Lycra Import seharga Rp49.000, Zoya Marsha Hb Casual Instan menggunakan bahan
Lycra Import dengan harga Rp 55.000, dan Kerudung Roses menggunakan bahan Poly
Cotton dijual seharga Rp 79.000.
Harga
Menurut
Tjiptono (2002) mendefinisikan harga dari dua sudut pandang, yaitu dari sudut
pandang pemasaran, harga merupakan satuan moneter atau ukuran lainnya (termasuk
barang dan jasa lainnya) yang ditukarkan agar memperoleh hak kepemilikan atau
penggunaan suatu barang atau jasa. Sementara itu, dari sudut pandang consume,
harga seringkali digunakan sebagai indicator nilai bilamana harga tersebut
dihubungkan dengan manfaat yang dirasakan atas suatu barang atau jasa.
Kualitas
produk merupakan factor utama dalam perusahaan, kualitas merupakan salah satu
hal penting dalam meningkatkan daya saing produk yang dapat memberikan kepuasan
kepada konsumen. Berikut ini definisi dari kualitas produk menurut para pakar
utama.
Menurut
Sugiyono dalam Dheany (2012), promosi merupakan factor penting dalam mewujudkan
penjualan suatu perusahaan.
Menurut
Buchari (2005:162) mengemukakan promosi adalah sejenis komunikasi yang member
penjelasan yang meyakinkan calon konsumen tentang barang atau jasa.
METODE PENELITIAN
Variabel-variabel yang digunakan
dalam penelitian ini adalah :
a.
Variabel terikat (dependent
variable) yaitu keputusan pembelian (Y), merupakan keputusan konsumen untuk
membeli suatu produk setelah sebelumnya memikirkan tentang layak tidaknya
membeli produk itu dengan mempertimbangkan informasi-informsi yang ia ketahui
dengan realitas tentang produk itu setelah ia menyaksikannya.
b. Variabel bebas
(independent variable) yaitu :
1. Variabel Harga
(X1), yaitu jumlah semua nilai yang konsumen tukarkan dalam rangka mendapatkan
manfaat (dari) memiliki atau menggunakan barang atau jasa. (Kotler dan
Amstrong. 2003:430)
2. Variabel
kualitas produk (X2), yaitu karateristik produk atau jasa yang tergantung pada
kemampuannya untuk memuaskan kebutuhan pelanggan yang dinyatakan atau
diimplikasikan. (Kotler dan Amstrong. 2008:272)
3. Variabel
promosi (X3)
Populasi dan Sampel
1 Populasi
Populasi adalah
keseluruhan obyek penelitian baik terdiri dari benda nyata, abstrak, peristiwa
ataupun gejala yang merupakan sumber data yang memiliki karakter tertentu dan
sama (Sukandarrumidi (2004:105) dalam Taufiqurrohman,2008). Populasi dalam
penelitian ini yaitu pelanggan Zoya Butik cabang cibubur selama satu bulan
berjumlah 240 orang.
2 Sampel
Sampel adalah sebagaian atau wakil populasi yang diteliti (Suharsimi
(2002:109) dalam Taufiqurrohman, 2008). Pengambilan sampel dalam penelitian ini
dengan rumus besar sampe Slovin penarikan sampel yang dilakukan dengan
menghitung besarnya populasi yang terpilih sebagai sampe berdasarkan tingkat
kesalahan sebesar 5%
Metode
Pengumpulan Data
Menurut Supranto (1996) dalam suatu penelitian ilmiah
metode pengumpulan data dimaksudkan untuk memperoleh bahan-bahan yang relevan,
akurat, dan terpecaya.
Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam
penelitian ini adalah :
1. Kuesioner
Metode pengumpulan data yang dilakukan dengan cara
memberikan pertanyaan-pertanyaan kepada responden dengan panduan kuesioner.
2. Studi pustaka
Pengumpulan data yang digunakan dengan membaca
buku-buku literature, jurnal-jurnal, internet, majalah, dan penelitian sejenis
yang berkaitan dengan penelitian yang sedang dilakukan.
Metode
Analisis
Dalam penelitian ini metode analisis data menggunakan
analisis deskriptif melalui hasil nilai indeks dan analisis regresi berganda
melalui hasil olah data SPSS versi 21. Analisis deskriptif variabel dilakukan
untuk mendeskripsikan variabel-variabel pada penelitian ini. Analisis dilakukan
berdasarkan dari hasil jawaban responden yang kemudian akan dicari nilai indeks
sehingga dapat mengungkapkan persepsi para responden.
Sedangkan pengolahan analisis data dalam penelitian
ini dilakukan dengan menggunakan SPSS Versi 21. Metode analisis data yang
digunakan dalam penelitian ini menggunakan regresi berganda. Analisis regresi
berganda digunakan untuk meramalkan pengaruh dua atau lebih variabel independen
(variabel bebas) terhadap satu variabel dependen (variabel terikat). Dapat juga
digunakan untuk membuktikan ada atau tidaknya hubungan fungsional antara dua
buah variabel bebas (X) atau lebih dengan sebuah variabel terikat (Y). Model
persamaan yang akan digunakan dalam penelitian ini adalah :
Rumus (Usman dan Akbar, 2006:242) :
Y = a + b1X1 + b2X2 + b3X3
Dimana:
Y = Keputusan Pembelian
a = konstanta
b = koefisien regresi
X1 = Harga
X2 = Kualitas Produk
X3 = Promosi
No comments:
Post a Comment