html

4/03/2015

TUGAS 3 - BAHASA INDONESIA



ANALISIS PENGARUH HARGA, KUALITAS PRODUK, PROMOSI TERHADAP KEPUTUSAN PEMBELIAN JILBAB PADA ZOYA BUTIK CABANG CIBUBUR
Oleh
Ratri Syabandini


ABSTRAK
     Seiring berjalannya waktu, jilbab tidak hanya dipakai oleh orang dewasa dan orang tua. Jilbab telah menjadi trend di semua kalangan dari anak-anak sampai orang dewasa. Berbagai merek produk jilbab yang beredar di Indonesia beraneka ragam seperti Zoya, Rabbani, Azzura, Salsiyah, Zatta, Faira, Salimah Fashion, dan sebagainya. Semakin beragamnya merek jilbab yang bermunculan membuat pengusaha harus lebih pintar, teliti, dan cermat untuk menentukan strategi pemasaran yang lebih baik. Tujuan dari strategi pemasaran adalah untuk mengetahui dukungan apa saja yang diperlukan agar pelanggan yang potensial mau melakukan pembelian terhadap produk yang ditawarkan. Berdasarkan penelitian, terdapat tida variabel x yaitu harga (X1), kualitas produk (X2), dan promosi (X3)

PENDAHULUAN
Pada tahun-tahun sebelumnya, wanita berjilbab sulit sekali mendapat pekerjaan dengan alasan perusahaan tidak bisa menerima wanita berjilbab. Berbeda sekali pada saat ini, wanita karir banyak yang menggunakan jilbab. Beberapa profesi diizinkan untuk memakai seragam dengan menggunakan penutup kepala berupa jilbab. Dengan permintaan jilbab yang semakin tinggi maka membuat para pengusaha di bidang fashion hijabpun semakin banyak. Berbagai merek produk jilbab yang beredar di Indonesia beraneka ragam seperti Zoya, Rabbani, Azzura, Salsiyah, Zatta, Faira, Salimah Fashion, dan sebagainya.
Zoya adalah brand busana muslim ternama dengan desain yang elegan, warna yang tetap cantik untuk dipadu padankan dan kualitas bahan yang nyaman dipakai. Zoya berdiri pada tahun 2005 ini berkonsep brand house. Zoya hadir dengan produk unggulan yaitu kerudung. Zoya menjadi sangat terkenal karena memiliki model dan design yang tidak pasaran serta harga yang bersaing. Zoya selalu memakai bahan yang berkualitas dalam produksi jilbabnya sehingga semua jilbab buatan Zoya sangat nyaman digunakan. Zoya kini sudah memiliki banyak peminat tak hanya dipakai masyarakat namun juga brand ini telah dipercaya oleh para bintang sinetron ternama dalam beberapa film dan produk sinema elektronik ber-rating tinggi di beberapa stasiun televisi swasta terkemuka di tanah air.
Seorang pemasar harus lebih jeli dalam membaca perubahan-perubahan yang terjadi karena penting untuk mengetahui apa kelebihan, kekurangan, ancaman dari pesaing, dan trend yang sedang dianut pada saat tertentu. Dengan mendapat pemahaman konsumen yang menyeluruh dan mendalam, akan membantu memastikan bahwa produk yang tepat dipasarkan pada konsumen yang tepat dan dengan cara yang tepat (Kotle dan Keller, 2009).
Tabel 1.1
Beberapa Harga Jilbab Zoya Tahun 2014
Model Jilbab
Bahan
Harga
Bergo Ana Bella
Lycra Import
Rp 69.000
Selendang Bergo Zulfia
Lycra Mix Tule
Rp 79.000
Zoya Bergo Aziziyah Antem
Lycra Import
Rp 49.000
Zoya Marsha Hb Casual Instan
Lycra Import
Rp 55.000
Kerudung Roses
Poly Cotton
Rp 79.000
Sumber: www.muslimbusana.com

Dari table diatas dapat diketahui harga beberapa model jilbab merek Zoya pada tahun 2014. Bergo Ana Bella  menggunakan bahan lycra import dengan harga Rp69.000, Selendang Bergo Zulfia dengan bahan Lycra Mix Tule dijual seharga Rp 49.000, Zoya Bergo Aziziyah Antem dibuat dengan bahan Lycra Import seharga Rp49.000, Zoya Marsha Hb Casual Instan menggunakan bahan Lycra Import dengan harga Rp 55.000, dan Kerudung Roses menggunakan bahan Poly Cotton dijual seharga Rp 79.000.

Harga
Menurut Tjiptono (2002) mendefinisikan harga dari dua sudut pandang, yaitu dari sudut pandang pemasaran, harga merupakan satuan moneter atau ukuran lainnya (termasuk barang dan jasa lainnya) yang ditukarkan agar memperoleh hak kepemilikan atau penggunaan suatu barang atau jasa. Sementara itu, dari sudut pandang consume, harga seringkali digunakan sebagai indicator nilai bilamana harga tersebut dihubungkan dengan manfaat yang dirasakan atas suatu barang atau jasa.
Kualitas produk merupakan factor utama dalam perusahaan, kualitas merupakan salah satu hal penting dalam meningkatkan daya saing produk yang dapat memberikan kepuasan kepada konsumen. Berikut ini definisi dari kualitas produk menurut para pakar utama.
Menurut Sugiyono dalam Dheany (2012), promosi merupakan factor penting dalam mewujudkan penjualan suatu perusahaan.
Menurut Buchari (2005:162) mengemukakan promosi adalah sejenis komunikasi yang member penjelasan yang meyakinkan calon konsumen tentang barang atau jasa.

METODE PENELITIAN
Variabel-variabel yang digunakan dalam penelitian ini adalah :
a.    Variabel terikat (dependent variable) yaitu keputusan pembelian (Y), merupakan keputusan konsumen untuk membeli suatu produk setelah sebelumnya memikirkan tentang layak tidaknya membeli produk itu dengan mempertimbangkan informasi-informsi yang ia ketahui dengan realitas tentang produk itu setelah ia menyaksikannya.

b.     Variabel bebas (independent variable) yaitu :
1.      Variabel Harga (X1), yaitu jumlah semua nilai yang konsumen tukarkan dalam rangka mendapatkan manfaat (dari) memiliki atau menggunakan barang atau jasa. (Kotler dan Amstrong. 2003:430)
2.      Variabel kualitas produk (X2), yaitu karateristik produk atau jasa yang tergantung pada kemampuannya untuk memuaskan kebutuhan pelanggan yang dinyatakan atau diimplikasikan. (Kotler dan Amstrong. 2008:272)
3.      Variabel promosi (X3)

      Populasi dan Sampel
1   Populasi
Populasi adalah keseluruhan obyek penelitian baik terdiri dari benda nyata, abstrak, peristiwa ataupun gejala yang merupakan sumber data yang memiliki karakter tertentu dan sama (Sukandarrumidi (2004:105) dalam Taufiqurrohman,2008). Populasi dalam penelitian ini yaitu pelanggan Zoya Butik cabang cibubur selama satu bulan berjumlah 240 orang.

    Sampel
Sampel adalah sebagaian atau wakil populasi yang diteliti (Suharsimi (2002:109) dalam Taufiqurrohman, 2008). Pengambilan sampel dalam penelitian ini dengan rumus besar sampe Slovin penarikan sampel yang dilakukan dengan menghitung besarnya populasi yang terpilih sebagai sampe berdasarkan tingkat kesalahan sebesar 5%


Metode Pengumpulan Data
Menurut Supranto (1996) dalam suatu penelitian ilmiah metode pengumpulan data dimaksudkan untuk memperoleh bahan-bahan yang relevan, akurat, dan terpecaya.
Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah :
1. Kuesioner
Metode pengumpulan data yang dilakukan dengan cara memberikan pertanyaan-pertanyaan kepada responden dengan panduan kuesioner.
2. Studi pustaka
Pengumpulan data yang digunakan dengan membaca buku-buku literature, jurnal-jurnal, internet, majalah, dan penelitian sejenis yang berkaitan dengan penelitian yang sedang dilakukan.

Metode Analisis
Dalam penelitian ini metode analisis data menggunakan analisis deskriptif melalui hasil nilai indeks dan analisis regresi berganda melalui hasil olah data SPSS versi 21. Analisis deskriptif variabel dilakukan untuk mendeskripsikan variabel-variabel pada penelitian ini. Analisis dilakukan berdasarkan dari hasil jawaban responden yang kemudian akan dicari nilai indeks sehingga dapat mengungkapkan persepsi para responden.
Sedangkan pengolahan analisis data dalam penelitian ini dilakukan dengan menggunakan SPSS Versi 21. Metode analisis data yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan regresi berganda. Analisis regresi berganda digunakan untuk meramalkan pengaruh dua atau lebih variabel independen (variabel bebas) terhadap satu variabel dependen (variabel terikat). Dapat juga digunakan untuk membuktikan ada atau tidaknya hubungan fungsional antara dua buah variabel bebas (X) atau lebih dengan sebuah variabel terikat (Y). Model persamaan yang akan digunakan dalam penelitian ini adalah :
Rumus (Usman dan Akbar, 2006:242) :
Y = a + b1X1 + b2X2 + b3X3
Dimana:
Y = Keputusan Pembelian
a = konstanta
b = koefisien regresi
X1 = Harga
X2 = Kualitas Produk
X3 = Promosi

No comments:

Post a Comment